Scrool Ke Bawah
<script type="text/javascript"> atOptions = { 'key' : 'a3e2e0c47e9f025230d08789090917a3', 'format' : 'iframe', 'height' : 250, 'width' : 300, 'params' : {} }; document.write('<scr' + 'ipt type="text/javascript" src="//www.topcreativeformat.com/a3e2e0c47e9f025230d08789090917a3/invoke.js"></scr' + 'ipt>'); </script>
TravelTravelingTulisanku

Wisata Alam Desa Limpakuwus Kabupaten Banyumas

176
×

Wisata Alam Desa Limpakuwus Kabupaten Banyumas

Sebarkan artikel ini

Purwokerto – Sebuah kejadian gabut terjadi dirumah sebelum Minggu tanggal 23 Januari 2022, dan karena sudah gabut akhirnya telvon fajar seperti biasa untuk membicarakan liburan, dan akhirnya pada Minggu pagi 23 Januari 2022 kami berangkat ke Purwokerto.

Jam 9 kurang kami berdua berangkat berboncengan menggunakan motor, dengan beberapa kali istirahat di jalan, akhirnya jam 11 sampai di Indomaret di dekat Purwokerto, kami membeli air minum belanja dan istirahat sejenak sambil melihat map, mau kemana dulu nih? Dan setelah dilihat-lihat akhirnya kami putuskan ke Limpakluwus di daerah Baturraden desa Limpakuwus, tepatnya di Wisata Alam hutan Pinus.

Iklan (Gulir)
Scroll kebawah untuk lihat konten

tempatnya bagus dan asri serta sangat terawat, pedagang, termpat parkir, juga tertata rapi, tempat wisata ini terletak dibukit jadi menyuguhkan pemandangan kota Purwokerto yang indah.

Untuk masuk ke Wisata ini pengunjung hanya perlu membayar Rp. 15.000 untuk satu orang, jika kamu naik motor dan boncengan maka kamu akan ditarik 30.000, kamu juga akan dititipi kartu semacam kartu debit untuk disimpan dan nanti dikembalikan jika keluar dari tempat wisata.

Baca Juga :  Tradisi Prepegan Setiap Hari Pasaran Di Akhir Bulan Ramadhan

Saya sangat terkejut awal masuk ke sana, karena lokasinya ramai sekali dan saya lupa bahwa hari itu hari Minggu, dan ini sangat menggangu saya, karena niat awal cari ketenangan eh malah rame banget. Tapi tidak apa-apa namanya juga tempat wisata.

Setelah masuk kami lanjutkan untuk berjalan jalan diarea wisata yang begitu luas dan sejuk, hampir tidak merasa kepanasan disana.

Banyak sekali yang berdatangan baik dari anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua juga banyak yang datang kesana.

Kebanyakan disana hanya menyuguhkan tempat foto dengan background alam dan keindahannya. Ada juga jembatan gantung yang menggantung diantara pepohonan Pinus dan saling kait mengkait.

Ada perumahan-perumahan estetik yang mirip-mirip dengan rumah dishelter gunung Prau yang katanya emang disewakan, namun info tepatnya kurang paham karena kita tidak tertarik untuk mencari informasinya.

Sejauh kaki melangkah kami hanya melihat orang tua dan anak dan keluarga, dan para pasangan-pasangan muda yang sedang jalan-jalan.

Banyak juga group ataupun komunitas yang mengadakan acara disana, dan terlihat terbagi menjadi beberapa tempat dan saling berjauhan, mungkin hal ini supaya suara soundsystem tidak saling mengganggu satu sama lain.

Baca Juga :  Selamat Tinggal 2020

walaupun hari Minggu pengunjung sebenarnya bisa juga mencari tempat yang sepi untuk sebatas santai, karena tempatnya yang begitu luas kamu bisa saja mencari yang sepi namun harus berjalan lebih jauh lagi.

Disana juga terlihat beberapa poster bekas-bekas event yang pernah diselenggarakan disana, disana juga tersedia area camping bagi pengunjung yang mau campik di Limpakuwus.

Oh ya perjalanan dari Purwokerto ke Limpakluwus sendiri kurang lebih 20 menitan dalam keadaan santai, namun jalannya lumayan menanjak.

sebelum ke lokasi wisata ini kamu akan melihat beberapa cafe-cafe yang berada dipinggir jalan, dan juga beberapa pedagang yang membuka lapaknya dipinggir jalan. Hal ini tentu sangat menambah kesan tersendiri saat menunju daerah Limpakuwus.

https://www.instagram.com/p/CZI8oCSFasB

Setelah kurang lebih satu jam jalan-jalan disana kami putuskan untuk pulang, karena mengingat lokasi yang memang ramai kami jadinya hanya jalan-jalan, selain itu kami juga tidak menemukan tempat duduk untuk bersantai jadi kami putuskan untuk pulang.

nah buat kamu suka yang sepi-sepi bisa banget cari hari selain weekend, kayaknya volume pengunjung tidak seperti pas weekend

Baca Juga :  6 Rekomendasi Tempat Wisata di Palangka Raya

Harap Matikan AdBLock Iklan Atau Gunakan Browser Yang Mendukung Iklan