Selamat Tinggal 2020

Puncak Bukit Pulek Karangreja Cipari

Yah, aku lupa akan hari ini,
Selasa yang manis, selasa ke 2 di tahun yang penuh harapan baru.
dimana gerimis datang untuk memberikan setetes air yang penuh dengan kenangan di masa yang telah silam

kenangan yang tidak pernah hilang
terkenang dengan banyaknya harapan yang pergi dan menghilang

telah lama hati ini terbelenggu oleh rasa
rasa yang datang untuk mendekap dada
bagai udang yang terperangkap di dalam jala

Tersiksa, dan teringat akan sebuah janji indah yang pernah terucap
yang membelenggu pikiran yang sedang berjuang untuk sebuah ucapan saya terima nikahnya.

bulan demi bulan terlewati di tahun 2020
dan janji tinggalah janji
semua orang bisa berjanji
semua orang bisa mengingkari
hanya manusia hebatlah yang bisa memegang janjinya,
bagai bara api yang panas yang di genggam erat tanpa memperdulikan rasa panas yang membakar telapak tangan

owh begitu indahnya 2,3,4 bulan yang lalu
ketika sapaan masih hangat di dengar
ketika rasa masih sama yang kita ucapkan
tapi aku lupa, sebuah rasa bisa saja pergi jika tidak di lindungi
dan kamu pun pergi untuk melupakan apa yang pernah kita rangkai bersama

kecewa! yahh aku sangat kecewa, kau begitu mudahnya melupakan itu semua.
melupakan hal yang pernah kita lewati bersama.

tapi aku sadar, kecewa adalah bagian dari cinta
sebagai orang yang mencintaimu aku harus ikhlas ketika kau bahagia dengan yang lain

perpisahan yang sudah begitu lama, akhirnya bertemu dengan tahun yang baru. dimana diriku harus pergi karena pengganti.

tahun dimana aku tahu akan sesosok yang begitu berarti, dan tahun yang begitu indah untuk di lupakan, dan begitu pahit untuk di ingat.

Namun hidup harus tetap berjalan, ketika kau pergi dengan jalan yang lain, aku pun ikut menapaki jalan yang lain, hanya saja jarak jalan kita semakin lama semakin berjauhan.
dan orang lain menutupi indahnya perasaan ini untuk terus mengharapkan mu.

bulan demi bulan sudah kulewati tanpa hadirnya kabar darimu, dan tanpa hadirnya harap tentangmu.
hingga hari ini, semua harapan sudah aku luapkan pada sang Robbi,

Robbi, kuatkanlah diriku untuk terus berjalan di muka bumimu
Kuatkan diriku untuk selalu Istiqomah di jalanmu
dan beranjak perginya tahun ini, sertakan pula kenangan dan harapan yang membuatku berpaling darimu

======================

sebuah tulisan yang sebenarnya saya karang untuk vidio kaledioskopku pada tahun 2020, namun karena banyaknya kesibukan sehingga sedikit terbengkelai dan belum mendapatkan jatah di buat vidio, munkin kapan-kapan akan saya tambahin vidionya kalo sudah di buat

pict : Bukit Pulek desa Karangreja Kec. Cipari, Kab. Cilacap

You May Also Like

About the Author: Yogi Khayan

Jadi apapun kamu, yang terpenting jangan lupakan agamamu. hanya seorang Blogger dan Traveler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *